Wednesday, June 25, 2014

DUGAAN

Ketawaku sendiri
bila terlintas tentang duga
bagai empunya diri,
Ya... pernah ku diduga.

Apa yang kau lalui
pernah sudah kulalui
bertahun-tahun yang lalu
hingga kini jadi garam hidupku.

Kubiarkan kau harungi
satu persatu duga yang kau temu
kadangkala lima persatu
di sanalah...
dugaan yang berapi-api.

Rasa loya,
sudah tahap muntah
sudah muntah
darah dihisap lintah.

Sebutlah bersahaja...
dugaan...
senyumlah bersahaja
walau hati sudah macam mati.

(Kenapa tidak kau tampar pipinya? ...kalau "dia")

No comments:

Post a Comment