Monday, February 15, 2016

COMEL

tayar saga ku pancit di perjalanan
ke hulu dan ke hilir
tercari-cari
kebetulan hilang pengganti
susahnya hati


ada pondok dekat bendang
sulap kata anak dusun
tepinya ada wira
rasa gembira
pasti ada penawar lara

seketika bicara hati kesima
dara sunti
menjenguk ke luar jendela
aku hanya mampu berselamba
sambil celana kutepis tanah

mana bapamu
dia ketawa
aku gundah
sanubari tertanya
comelnya dia

ALEXANDER BUNGKAK
Kudat, Sabah
17 Januari 2016

No comments:

Post a Comment